Mentawai – Tim cricket Kabupaten Limapuluh Kota mengakhiri perjuangan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026 dengan menempati peringkat kedua setelah membukukan dua medali emas, satu perak, dan empat perunggu dari total 11 nomor yang dipertandingkan.
Hasil itu menjadi salah satu pencapaian terbaik cabang olahraga cricket Limapuluh Kota dalam ajang tersebut. Ketua cabor Cricket Limapuluh Kota, Doni Ikhlas, mengatakan capaian itu lahir dari konsistensi para atlet selama pertandingan.
“Saya bangga atas capaian luar biasa ini. Raihan dua medali emas, satu perak, dan empat perunggu bukan sekadar angka, tetapi merupakan bukti kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet Cricket Limapuluh Kota,” ujarnya.
Doni menyebut, prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Menurut dia, para atlet telah menjalani latihan tanpa kenal lelah, mengorbankan waktu dan tenaga, serta membawa nama daerah di tingkat provinsi dengan penuh komitmen.
Ia juga mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas dengan torehan itu. “Jadikan kemenangan ini sebagai penyemangat untuk terus berkembang. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi kebanggaan masyarakat Padang Pariaman sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional,” katanya.
Pelatih kepala Cricket Limapuluh Kota, Romi Mardela, bersama M. Fauzan dan Rion Hidayat, turut menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil membawa tim finis di posisi kedua pada Porprov XVI Sumbar 2026.
“Terimakasih kepada seluruh atlet yang berhasil meraih juara kedua cabor Cricket dalam ajang Porprov ini,” ucapnya.
Romi menambahkan, sejumlah atlet yang tampil di Porprov tahun ini akan dipersiapkan untuk Pra PON dan PON. Mereka juga dijadwalkan mengikuti Kejurnas tahun mendatang.
“Setelah ajang Porprov ini, beberapa atlet Cricket Kabupaten Limapuluh Kota juga akan mengikuti persiapan pra PON dan PON, serta akan mengikuti Kejurnas tahun mendatang,” katanya.
Ke depan, Cricket Limapuluh Kota menyiapkan pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet baru. Program itu akan digelar secara menyeluruh di sekolah-sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota.
Doni menegaskan, pencapaian di Porprov harus menjadi modal untuk memperkuat regenerasi atlet dan menjaga prestasi pada ajang berikutnya.







