SAR Padang Cari Empat Nelayan Hilang Di Tiku

dua-perahu-nelayan-hilang-kontak-di-perairan-tiku-agam,-tim-sar-bergerak-lakukan-pencarian
Dua Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Tiku Agam, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

Padang – Empat nelayan asal Gasan Gadang, Kabupaten Agam, dilaporkan belum kembali setelah dua perahu mereka hilang kontak di perairan Tiku, Sumatera Barat. Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap para nelayan yang hingga kini belum ditemukan itu.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan, pihaknya menerima laporan awal dari Wali Nagari Gasan Gadang, Arman Syaputra, pada Rabu sore sekitar pukul 16.03 WIB.

Baca Juga

“Begitu menerima informasi itu, kami langsung menurunkan personel Unit Siaga SAR Agam ke lokasi kejadian perkara untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan,” kata Abdul Malik.

Peristiwa ini bermula saat delapan nelayan berangkat melaut pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan empat perahu jaring. Sesuai rencana, seluruh nelayan semestinya sudah kembali ke darat pada Rabu pukul 06.00 WIB.

Namun, dari empat perahu yang berangkat, hanya dua yang kembali membawa empat nelayan. Dua perahu lainnya belum diketahui keberadaannya di kawasan Gosong Kain, Perairan Tiku.

Dua perahu yang belum kembali itu masing-masing Biduak 04 berwarna hijau dan Biduak Pondok Mande berwarna biru. Di atas Biduak 04 terdapat Edi (52) dan Tolen (55), keduanya warga Gasan Gadang. Sementara itu, Is Fadli (25) dan Tio Rusnaldi (25), juga warga Gasan Gadang, berada di Biduak Pondok Mande.

Tim Rescue Unit Siaga SAR Agam yang berjumlah tujuh personel berangkat ke lokasi pada pukul 16.19 WIB. Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit, dengan rute darat dari Unit Siaga SAR Agam ke Muara Tiku sejauh 16,7 kilometer atau sekitar 45 menit, lalu dilanjutkan perjalanan laut sekitar 3 nautical mile selama kurang lebih 30 menit.

Petugas turut membawa sejumlah peralatan, mulai dari satu unit rescue truck, motor trail, LCR beserta motor tempel, perlengkapan SAR air, alat komunikasi, hingga perlengkapan medis dan dukungan lain.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan bersama unsur terkait masih menyisir area pencarian untuk menemukan keempat nelayan tersebut.

Rekomendasi