SMKN 1 Lubuk Sikaping Terima Rp2,2 M: Tingkatkan Mutu Vokasi!

donizar-dorong-optimalisasi-dana-revitalisasi-di-smkn-1-lubuk-sikaping
Donizar Dorong Optimalisasi Dana Revitalisasi di SMKN 1 Lubuk Sikaping

Lubuk Sikaping – SMKN 1 Lubuk Sikaping menjadi sekolah penerima dana revitalisasi pendidikan terbesar di Sumatera Barat dengan total Rp2,2 miliar. Dana ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan vokasi di sekolah tersebut.

Anggota DPRD Sumbar, Donizar, menekankan pentingnya pemanfaatan dana revitalisasi secara tepat sasaran. Ia menyampaikan hal ini saat melakukan konsolidasi dengan Kepala SMKN 1 Lubuk Sikaping, Muslim, Senin (13/10).

Bacaan Lainnya

“SMKN 1 Lubuk Sikaping sudah membuktikan komitmen dan kemampuan manajemennya. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana dana sebesar ini benar-benar digunakan untuk meningkatkan kenyamanan, mutu pembelajaran, dan relevansi dengan kebutuhan industri,” kata Donizar secara langsung.

Dana revitalisasi tersebut akan dialokasikan untuk rehabilitasi laboratorium komputer, ruang kelas, ruang praktik Manajemen Layanan Bisnis, serta pembangunan ruang praktik Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Lebih lanjut, Donizar menjelaskan bahwa revitalisasi bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem belajar yang produktif dan relevan dengan dunia kerja. Ia berharap SMKN 1 Lubuk Sikaping dapat menjadi model sekolah vokasi unggulan yang menghasilkan lulusan terampil, kreatif, dan berdaya saing.

“Revitalisasi bukan sekadar membangun gedung. Ini tentang membangun generasi yang siap menghadapi tantangan industri modern, terutama di bidang digital dan teknologi,” tegasnya.

Donizar juga menilai pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah. Ia berharap lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri, sehingga dapat menurunkan angka pengangguran dan mendorong kemandirian ekonomi di Pasaman.

DPRD Sumbar, menurut Donizar, berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program revitalisasi pendidikan agar berjalan efektif dan akuntabel. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang harus dikelola dengan tanggung jawab penuh,” pungkasnya.

Pos terkait