Padang – Hujan deras yang disertai angin kencang memicu dua pohon tumbang di Kota Padang pada Kamis (21/5/2026) malam. Insiden itu sempat mengganggu arus lalu lintas dan menimpa aset milik warga, namun tidak menelan korban jiwa.
Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kejadian berlangsung beruntun dalam rentang waktu yang berdekatan, mulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga larut malam.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Angkasa Puri Tunggul Hitam, Pasar Dirgantara, RT 01 RW 12, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, sekitar pukul 19.30 WIB.
Di lokasi itu, angin kencang menumbangkan pohon rambutan tua dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter kurang lebih 200 sentimeter. Pohon tersebut jatuh menimpa warung milik warga sekaligus melintang di jalan hingga akses sempat tertutup.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian di Parupuk Tabing ini. Kerugian material juga dilaporkan nihil karena kerusakan pada warung tergolong ringan,” kata Hendri Zulviton.
Saat petugas masih menangani lokasi pertama, pohon tumbang kembali terjadi sekitar pukul 21.29 WIB di Jalan Bypass Sungai Sapih, tepat di depan Toko DIY, Kecamatan Kuranji.
Kali ini, pohon trembesi berukuran besar dengan diameter sekitar 80 sentimeter dan panjang 12 meter roboh ke arah jalan. Pohon itu menutup total jalan nasional dan sempat menimpa satu unit mobil di sekitar lokasi.
“Untuk kejadian di Bypass Kuranji, pohon trembesi berukuran sangat besar menimpa mobil dan menghambat arus lalu lintas. Namun petugas di lapangan memastikan situasi tetap aman dan tidak ada korban jiwa,” ujar Hendri.
Menerima dua laporan beruntun itu, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang langsung diterjunkan ke kedua titik kejadian. Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kalaksa BPBD bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL).
Petugas kemudian memotong batang pohon menggunakan chainsaw agar ruas jalan segera bisa dibersihkan. Penanganan di lapangan juga dibantu jajaran Polri, pihak kelurahan, pengurus RT/RW, serta warga sekitar yang ikut bergotong-royong.
Hingga berita ini diturunkan, pembersihan di dua lokasi masih berlangsung agar arus lalu lintas kembali normal.
BPBD Kota Padang juga mengimbau pengendara tetap waspada saat hujan badai melanda, terutama pada malam hari, dan menghindari berteduh di bawah pohon besar.







