Padang – PT Bank Nagari menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatera Barat untuk mengelola keuangan dan operasional kampus IPDN di Baso, termasuk layanan perbankan digital, pengelolaan payroll, serta penyediaan opsi pembiayaan bagi pegawai. Penandatanganan berlangsung di Lantai 4 Kantor Pusat Bank Nagari, Selasa (24/2).
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyatakan bahwa pihaknya menghargai kepercayaan IPDN dan berkomitmen menghadirkan layanan profesional, akuntabel, serta berbasis digital. “Kami mengapresiasi kepercayaan IPDN dan berkomitmen menghadirkan layanan yang profesional, akuntabel, dan berbasis digital,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Cabang Bukittinggi akan mengawal implementasi kerja sama sejak tahap awal dengan fokus pada pengelolaan payroll pegawai. Gusti menambahkan bahwa setelah tahap awal tersebut, layanan akan diperluas mencakup kredit atau pembiayaan bagi pegawai. “Tahap awal fokus pada pengelolaan payroll, kemudian akan diperluas mencakup layanan kredit atau pembiayaan bagi pegawai,” kata Gusti, seraya berharap layanan berjalan lancar, tepat waktu, dan memberi kenyamanan bagi pegawai IPDN.
Untuk mempercepat akses layanan perbankan, Bank Nagari telah mengoperasikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Baso sejak 23 Februari 2026. Kehadiran KCP ini dimaksudkan mempermudah layanan bagi kampus dan meningkatkan respons terhadap kebutuhan operasional IPDN.
Penandatanganan PKS dihadiri jajaran direksi dan komisaris Bank Nagari, Dewan Pengawas Syariah, serta Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Lalu Satria Utama. Turut menyaksikan Asisten II Setdaprov Sumbar Adib Alfikri dan Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon.
Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Lalu Satria Utama, menyambut positif realisasi kerja sama dan menilai kehadiran Bank Nagari di kampus dapat mendukung peningkatan ekonomi daerah sekaligus relevan dengan proses pembelajaran. “Kehadiran Bank Nagari di kampus telah lama dinantikan dan akan mendukung peningkatan ekonomi daerah serta relevan dengan mata kuliah Keuangan Publik di IPDN,” ujarnya, seraya menambahkan peluang edukasi keuangan bagi praja.
Asisten II Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, menyatakan bahwa kerja sama ini memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah serta mendukung penguatan tata kelola dan literasi keuangan. “Kemitraan ini sejalan dengan upaya penguatan tata kelola dan literasi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat,” tutup Adib, berharap PKS menjadi awal kemitraan yang kokoh, produktif, dan berkelanjutan.







