Padang – Pemerintah Kota Padang mempercepat perbaikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) untuk segera menyediakan hunian relokasi sementara bagi warga yang tinggal di zona berbahaya akibat banjir.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang fokus menyelesaikan perbaikan Rusunawa setelah mendapat instruksi dari walikota. Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria, mengatakan, “Saat ini, 10 unit sudah siap ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan.” Raf menambahkan bahwa perbaikan untuk unit lain yang membutuhkan perhatian lebih juga akan segera dilaksanakan.
Walikota Padang Fadly Amran meminta warga terdampak banjir bersedia direlokasi sementara ke Rusunawa. Imbauan itu disampaikan usai ia memimpin gotong royong pasca banjir di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.
Fadly mengutip laporan BMKG yang menunjukkan pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir dan menilai langkah relokasi perlu dilakukan untuk mencegah risiko lebih lanjut. “Untuk itu, perlu dilakukan upaya pencegahan terhadap warga yang tinggal di zona berbahaya,” tegas Fadly.
Pemko Padang telah menyiapkan Rusunawa sebagai tempat relokasi sementara dan menginstruksikan Dinas Perkim melakukan perbaikan agar hunian nyaman ditempati selama relokasi. “Saat ini ada 10 unit yang tersedia untuk sementara. Kami juga sudah menginstruksikan Dinas Perkim untuk melakukan perbaikan yang diperlukan di unit-unit Rusunawa agar nyaman ditempati selama relokasi,” ujar Fadly Amran.
Walikota kembali meminta warga di daerah rawan, khususnya di Nanggalo, agar bersedia direlokasi sementara demi keselamatan. “Sekali lagi kami minta, mohon warga yang berada di daerah rawan seperti di Nanggalo ini berkenan untuk direlokasi dulu,” pungkasnya.







