Pasaman – Pemerintah daerah di Sumatera Barat didorong untuk lebih proaktif dalam memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan. Desakan ini mengemuka saat Anggota DPRD Sumatera Barat, Donizar, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Kesejahteraan Sosial di Pasaman, Jumat (24/10).
Donizar menegaskan, Perda ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin hak dan perlindungan sosial bagi warga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. “Perda ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga, terutama mereka yang hidup dalam kondisi sulit, tetap mendapatkan hak dan perlindungan sosial,” ujarnya secara langsung.
Lebih lanjut, Donizar menjelaskan bahwa kesejahteraan sosial tidak hanya sebatas pemberian bantuan tunai atau sembako. Menurutnya, upaya pemberdayaan masyarakat secara sistematis juga menjadi bagian penting. Pemerintah daerah perlu lebih aktif dalam memetakan warga miskin, penyandang disabilitas, anak terlantar, hingga lansia yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Legislator dari Fraksi PKB ini menekankan pentingnya keberlanjutan program dan komitmen antarinstansi dalam membangun sistem perlindungan sosial yang kuat. “Kita tidak ingin kesejahteraan sosial berhenti pada kegiatan seremonial atau program sementara. Yang dibutuhkan adalah keberlanjutan dan komitmen antarinstansi dalam membangun sistem perlindungan sosial yang kokoh,” tegasnya.
Donizar juga menyoroti peran krusial masyarakat dalam mendukung implementasi Perda ini. Ia menilai, nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong dapat menjadi fondasi dalam memperkuat pelaksanaan kebijakan. “Negeri kita punya tradisi tolong-menolong yang kuat. Ini harus dihidupkan kembali agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat berjalan seimbang,” katanya.
Ia berharap perangkat nagari hingga tokoh masyarakat dapat memahami isi dan tujuan Perda Kesejahteraan Sosial secara komprehensif, sehingga implementasinya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan kebijakan yang tepat dan partisipasi aktif masyarakat, Donizar optimis Sumatera Barat yang sejahtera dan berkeadilan dapat terwujud.







