Gubernur Mahyeldi Tegur Petugas Samsat karena Lemahnya Komunikasi Pelayanan Publik

gubernur-mahyeldi-soroti-lemahnya-komunikasi-layanan-saat-sidak-samsat
Gubernur Mahyeldi Soroti Lemahnya Komunikasi Layanan Saat Sidak Samsat

Padang Panjang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menggelar inspeksi mendadak ke Kantor Samsat Kota Padang Panjang, Rabu (25/3/2026), setelah layanan terganggu dan menyebabkan antrean panjang akibat sistem offline yang dipicu pemadaman listrik pada server pusat. Akibat gangguan itu, warga yang mengantre sejak pagi belum mendapat kepastian proses pelayanan.

Dalam sidak tersebut Mahyeldi menegaskan agar pihak Samsat segera memberi informasi kepada publik setiap kali terjadi kendala. “Ke depan hal seperti ini tidak boleh lagi terjadi. Kalau ada kendala, sampaikan dan umumkan segera. Jangan sampai masyarakat menunggu tanpa kepastian,” tegas Mahyeldi.

Bacaan Lainnya

Gubernur juga mengkritik cara berkomunikasi petugas dengan masyarakat yang dinilainya kurang memadai saat menghadapi gangguan layanan. “Ini yang kita sayangkan. Kualitas komunikasi di sini harus ditingkatkan,” kata Mahyeldi saat meninjau kondisi antrean dan pelayanan.

Mahyeldi meminta seluruh pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi untuk mencegah terulangnya gangguan serupa. “Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama tanpa penjelasan. Informasikan setiap kendala yang terjadi,” ujarnya.

Atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga, Mahyeldi menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. “Terima kasih kepada masyarakat yang telah patuh membayar pajak. Ini bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” ujar gubernur.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan keterbukaan informasi agar masyarakat mendapat kepastian setiap kali layanan terganggu. Pihak pemprov juga akan mengevaluasi prosedur komunikasi dan penanganan gangguan teknis di unit layanan.

Seorang warga yang mengantre sejak pagi mengaku kecewa karena belum mendapatkan penjelasan jelas mengenai proses layanan. “Saya sudah menunggu sejak pagi, tapi tidak ada penjelasan kapan layanan akan berjalan kembali,” kata warga tersebut.

Gangguan yang membuat sistem offline tercatat terjadi pasca libur Idulfitri 1447 Hijriah dan dipicu pemadaman listrik pada server pusat, sehingga layanan di Samsat Kota Padang Panjang sempat terhenti dan menumpuknya antrean warga.

Pos terkait