Pasaman – Aroma tidak sedap mengantarkan Hilda Laila (53), seorang warga Kampung Rapak, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, pada penemuan jenazah Yulisman (67) di rumahnya, Minggu (13/7) sekitar pukul 10.30 WIB. Yulisman ditemukan dalam kondisi membusuk di kediamannya yang terletak di Jalan H. Piobang Nomor 6.
Kepala Satuan Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, menjelaskan, Hilda yang pertama kali mencium bau menyengat dari rumah korban, segera melaporkan kecurigaannya. “Mayat pertama kali ditemukan oleh Hilda Laila, warga sekitar, yang mencium bau menyengat dari dalam rumah korban,” ujarnya. Hilda kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Lubuk Sikaping dan warga lainnya.
Menurut AKP Fion Joni Hayes, warga bersama aparat kepolisian terpaksa membuka paksa pintu rumah Yulisman yang terkunci dari dalam. “Warga bersama-sama membuka paksa pintu depan rumah korban yang terkunci dari dalam. Setelah pintu terbuka, warga melihat korban berada di atas kursi dengan posisi terlentang, tidak bernyawa, dan menghitam,” jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Fion Joni Hayes menjelaskan, jenazah Yulisman kemudian dibawa ke RSUD Imam Bonjol untuk dilakukan visum luar. Hasil visum menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. “Keluarga korban tidak menuntut dilakukannya proses hukum terhadap korban. Keluarga korban menganggap kejadian itu sebagai musibah dan menerima dengan ikhlas serta menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban,” ungkap AKP Fion Joni Hayes.
AKP Fion Joni Hayes menambahkan, Yulisman diketahui hidup seorang diri di rumah tersebut, sementara keluarganya berada di Jakarta. Berdasarkan keterangan warga, Yulisman sehari-hari bekerja serabutan dan terakhir berprofesi sebagai petani. Diduga, Yulisman meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya. “Menurut keterangan warga, korban mengalami gangguan jiwa dan mengidap sejumlah penyakit. Penyebab kematiannya belum diketahui, diduga karena sakit,” kata AKP Fion Joni Hayes.
Sebelum ditemukan meninggal, Yulisman sudah dua hari tidak terlihat keluar rumah. AKP Fion Joni Hayes mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. “Karena itu, Fion mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian kepada warga lain agar mengetahui secara cepat kejadian buruk yang dialami warga di sekitar tempat tinggal,” pungkasnya pada Minggu (13/7).







