Padang – Hotel Bumi Minang, salah satu ikon Kota Padang, akan kembali beroperasi setelah sempat vakum. OSO Group akan menjadi manajemen baru hotel tersebut dengan investasi yang dipimpin langsung oleh Oesman Sapta, Ketua Umum DPP Gebu Minang.
OSO Group berencana merenovasi total hotel bintang empat yang berdiri sejak 1991 ini. Renovasi mencakup eksterior, interior, fasilitas pendukung seperti ballroom berstandar internasional, serta kamar penginapan. Desain hotel akan mengusung konsep semi-modern dengan sentuhan tradisional Minangkabau. Oesman Sapta menargetkan proyek renovasi selesai dalam satu hingga dua tahun.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengapresiasi langkah Oesman Sapta dalam menghidupkan kembali aset penting kota tersebut. “Renovasi Hotel Bumi Minang sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Padang yang ramah investasi,” ujar Fadly Amran.
Fadly Amran menambahkan, pihaknya berharap kehadiran kembali hotel ini dapat menjadi penggerak pariwisata, membuka lapangan kerja, dan memajukan UMKM lokal.
Oesman Sapta mengungkapkan alasannya tertarik berinvestasi di Hotel Bumi Minang karena lokasinya yang strategis di pusat kota dan dekat dengan berbagai objek wisata. “Kami ingin menjadikan Hotel Bumi Minang sebagai hotel bertaraf internasional yang tetap mempertahankan nilai budaya Minangkabau,” kata Oesman Sapta secara langsung.
Renovasi besar-besaran hotel yang berlokasi di Jalan Bundo Kanduang ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (20/10). Hotel Bumi Minang sendiri sempat mengalami kerusakan akibat gempa 2009 dan beberapa kali berganti pengelola sebelum akhirnya berhenti beroperasi.







