Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan pembukaan rute Transjabodetabek baru yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta dengan Blok M, namun realisasinya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
Pengajuan rute itu saat ini sudah diajukan secara resmi dan baru dapat dioperasikan setelah mendapat lampu hijau dari Kementerian Perhubungan.
“Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M,” ujar Pramono, Selasa (14/5/2024).
Pramono meyakini rute Bandara Soetta–Blok M akan diminati banyak penumpang dan memiliki tingkat okupansi yang tinggi, serupa dengan rute Transjabodetabek lain yang sudah berjalan. “Saya yakin pasti dari bandara ke Blok M akan ramai sekali,” katanya.
Pemprov DKI juga mencermati tingginya minat masyarakat terhadap layanan Transjabodetabek dari kawasan penyangga, termasuk wilayah industri Jababeka, sebagai salah satu indikator permintaan. “Seperti sekarang ini PIK 2 ke Blok M atau juga dari Bogor ke Blok M yang luar biasa,” tambah Pramono.
Hingga ada keputusan dari Kementerian Perhubungan, rencana tersebut tetap berstatus pengajuan dan belum memasuki tahap operasional.







