Tilatang Kamang – Hujan deras yang mengguyur Jorong III Kampung, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, pada Rabu, 22 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, berujung tragis setelah petir menyambar tenda tempat sejumlah warga berteduh usai memanen padi. Tiga orang menjadi korban, satu di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Syafrinaldi (51), warga Balai Panjang, Jorong III Kampung, Nagari Gadut. Sementara dua korban lain, Debi Andika Saputra (30) warga Mata Air dan Erizal M. (62) warga Balai Panjang, mengalami gangguan pendengaran akibat kuatnya sambaran petir.
Wali Jorong III Kampung Nagari Gadut, Nevrigon, mengatakan peristiwa itu terjadi saat para korban bersama dua rekannya berlindung di dalam tenda di tengah sawah setelah selesai memanen padi.
“Ketika hujan turun, mereka berteduh di dalam tenda. Tiba-tiba petir menyambar dan mengenai tiga orang di dalam tenda, sementara dua lainnya selamat,” ujar Nevrigon.
Ia menjelaskan, Syafrinaldi mengalami luka bakar di bagian dada sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dua korban lainnya kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
“Seluruh korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans Nagari Gadut dan ambulans Masjid Baiturahman Balai Panjang,” kata Nevrigon.







