Padang – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menyerahkan donasi sebesar Rp160.650.000 kepada Pemerintah Kota Padang untuk meringankan beban masyarakat dan guru yang terdampak banjir serta longsor yang melanda kota itu pada November 2025.
Penyerahan simbolis dilakukan Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., pada acara Orientasi Kepemimpinan dan Penyerahan Donasi Anggota PGRI se-Indonesia di Hotel Truntum Padang, Sabtu malam (17/1/2026). Donasi disalurkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama Rp72.500.000 dan tahap kedua Rp88.150.000.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi kepedulian PGRI. “Kehadiran Ibu Ketua Umum beserta jajaran PB PGRI dan bantuan yang diberikan ini menjadi suntikan semangat bagi warga Padang untuk bangkit kembali. Kami berharap, dengan semangat gotong royong, proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat,” kata Fadly.
Fadly juga menjelaskan bahwa bantuan sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang melalui program unggulan “Padang Juara” yang fokus pada peningkatan kesejahteraan serta kapasitas guru dan murid. Ia meminta dukungan PGRI agar program tersebut dapat berjalan optimal. “Kami meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa,” tambahnya.
Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi menegaskan bahwa donasi tersebut khusus untuk guru dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana, disertai pendampingan psikologis dan dukungan moral. “Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral dan pendampingan agar mereka dapat segera pulih dari trauma dan kembali beraktivitas,” tegas Unifah, didampingi Ketua PGRI Sumbar Darmalis.
Pemerintah Kota Padang menyatakan harapan bahwa bantuan ini dapat meringankan beban guru dan tenaga kependidikan sekaligus mempercepat proses pemulihan pasca bencana. Penyerahan donasi oleh PB PGRI pada kegiatan orientasi kepemimpinan di Sumatera Barat juga dimaknai sebagai momentum penguatan solidaritas dan kepedulian antaranggota PGRI se-Indonesia terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.







