Solok – Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran minuman beralkohol dan penyalahgunaan narkotika terus diperketat di Kota Solok. Langkah ini diwujudkan melalui operasi gabungan yang menyasar sejumlah tempat hiburan malam pada Rabu (28/10/2026) hingga Kamis (29/10/2026) dini hari.
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral. Unsur yang terlibat meliputi personel Polres Solok Kota, Subdenpom 1/4-6 Solok, Satpol PP, BNNK Solok, hingga Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Solok.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pemeriksaan ketat di beberapa kafe karaoke. Selain menyisir keberadaan minuman keras, petugas turut melakukan tes urine secara acak kepada para pengunjung guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan narkoba.
Hasilnya, sebagian besar lokasi yang diperiksa dinyatakan bersih dari pelanggaran. Namun, petugas sempat menemukan satu botol minuman beralkohol di salah satu kafe, sementara lokasi lain seperti Cafe Karaoke Pasifik didapati dalam kondisi tutup.
AKBP Mas’ud Ahmad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menekankan bahwa langkah ini lebih mengedepankan aspek pencegahan daripada sekadar penindakan.
“Polres Solok Kota akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan dan penertiban secara terpadu bersama instansi terkait. Kami mengajak seluruh pengelola tempat hiburan dan masyarakat untuk bersama-sama mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun peredaran minuman beralkohol yang melanggar aturan,” tegas Kapolres.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjauhi narkoba karena dampaknya yang merusak masa depan. Ia berharap sinergitas antarinstansi yang terjalin selama operasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan kota.
Operasi gabungan yang berlangsung hingga pukul 00.30 WIB tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan terkendali tanpa adanya kendala berarti di lapangan.







