Polda Sumatera Barat Razia Tempat Hiburan Malam Kota Padang

Petugas kepolisian Polda Sumbar melakukan razia narkoba dan tes urine di tempat hiburan malam Kota Padang.

Padang – Dua orang pengunjung tempat hiburan malam di Kota Padang diamankan petugas dalam operasi penertiban narkotika yang digelar Polda Sumatera Barat, Sabtu (24/10/2026) malam. Keduanya dinyatakan positif mengonsumsi metamfetamin setelah menjalani tes urine di lokasi.

Operasi gabungan yang melibatkan Ditresnarkoba Polda Sumbar, BNNP Sumbar, TNI, serta instansi terkait ini menyasar belasan lokasi hiburan malam di kawasan Padang Selatan dan Padang Barat. Kegiatan yang dipimpin Karo Ops Polda Sumbar Kombes Pol Dessy Ismail dan Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wedy Mahadi ini bertujuan menekan peredaran gelap narkoba.

Baca Juga

“Kegiatan penyelidikan dan razia ini menyasar sejumlah kafe, karaoke, bar, dan kelab malam. Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Kombes Pol Wedy Mahadi, Minggu (25/10/2026).

Dalam penyisiran di sejumlah titik seperti Happy Puppy, Denai, Parkit, hingga Angel’s Wing, petugas melakukan pemeriksaan identitas serta tes urine secara acak kepada para pengunjung. Hasilnya, dua pria berinisial KI (33) dan RRN (36), yang diketahui bekerja sebagai buruh bangunan asal Deli Serdang, terbukti positif menggunakan narkoba di tempat hiburan malam Denai.

Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, memastikan kedua orang tersebut telah dibawa ke Mako Polda Sumbar untuk proses penyidikan lebih lanjut. Pihaknya juga menegaskan akan terus mengintensifkan razia serupa di masa mendatang.

“Dua orang yang hasil tes urinenya positif telah diamankan bersama barang-barang terkait ke Mako Polda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Kami juga mengimbau pengelola tempat hiburan malam serta masyarakat agar proaktif mengawasi lingkungan sekitar dari ancaman peredaran gelap narkoba,” tutur Susmelawati.

Selain melakukan tindakan represif, aparat gabungan turut memberikan peringatan keras kepada pengelola tempat hiburan agar lebih kooperatif dalam menjaga lingkungannya dari penyalahgunaan barang haram. Operasi tersebut berakhir dengan kondisi aman dan tertib.

Rekomendasi