Tangerang Selatan – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap norma ketenagakerjaan saat melakukan kunjungan kerja ke PT Indah Kiat Pulp and Paper, Jumat (tanggal kunjungan). Menurut Afriansyah, kepatuhan itu menjadi kunci untuk menjamin perlindungan dan keselamatan pekerja.
Afriansyah merinci bahwa kepatuhan norma ketenagakerjaan meliputi kejelasan hubungan kerja, pembayaran upah sesuai ketentuan upah minimum, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, penerapan waktu kerja dan istirahat, hak cuti, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). “Kepatuhan norma ketenagakerjaan ini sangat penting karena langsung berdampak pada perlindungan dan keselamatan pekerja,” kata Afriansyah Noor.
Dari pemantauan lapangan, Afriansyah menilai PT Indah Kiat Pulp and Paper telah menjalankan norma ketenagakerjaan sesuai peraturan perundang-undangan. Ia berharap praktik perusahaan tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Provinsi Banten dan Kota Tangerang Selatan.
Menjelang Bulan K3 Nasional, Afriansyah mengingatkan bahwa pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul tidak cukup hanya bergantung pada regulasi. Ia mendorong peningkatan pemahaman dan kesadaran semua pihak untuk menerapkan norma serta membudayakan K3 di tempat kerja. “Penerapan budaya K3 yang baik dapat melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga mendorong terwujudnya pekerjaan layak,” ujarnya.
Afriansyah menjelaskan bahwa pekerjaan layak harus memenuhi tiga kondisi: tersedia bagi seluruh penduduk usia produktif tanpa diskriminasi, memberikan perlindungan sosial bagi pekerja, serta menjamin tersalurnya suara dan aspirasi pekerja melalui dialog sosial yang berlandaskan kemanusiaan.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan K3 bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. “Melalui pembudayaan K3 yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan layak bagi semua,” pungkas Afriansyah Noor.







