Padang – Memanfaatkan libur Idul Fitri 1447 Hijriah, wisatawan membanjiri kawasan bersejarah Kota Tua Padang di sepanjang Jalan Batang Arau, Kecamatan Padang Barat, untuk menikmati suasana klasik dan berbagai fasilitas wisata.
Dikenal pula sebagai “Padang Lama”, kawasan ini menonjolkan deretan bangunan tua bergaya arsitektur Belanda dan Tionghoa yang berdiri sejak abad ke-17 hingga ke-20, sehingga menjadi magnet utama pengunjung. Selain nilai sejarah, pengelola memfungsikan bangunan-bangunan hasil revitalisasi sebagai kafe dan ruang santai yang mendukung aktivitas berswafoto dan kuliner.
Di tepi kawasan, para wisatawan disuguhi pemandangan perahu-perahu yang bersandar dan kemegahan Jembatan Siti Nurbaya sebagai ikon lokal. Banyak pengunjung memilih menikmati nuansa senja yang menambah kesan estetik dan membuat mereka betah hingga malam hari.
Fasilitas foto instagramable, pilihan kuliner, dan kafe-kafe yang menempati bangunan lama membuat kawasan ini semakin ramah bagi keluarga dan anak muda. Aktivitas wisata terlihat ramai pada sore hingga malam, sejalan dengan momen libur Lebaran yang dimanfaatkan warga dan pelancong.
Seorang pengunjung, Tiara dari Sijunjung, menyampaikan kesan positifnya. “Lingkungannya mendukung, suasananya aman, nyaman dan bersih. Pokoknya keren, wajib datang ke sini,” ujarnya, dikutip dari laman Diskominfo Padang, Kamis (26/3/2026).
Kota Tua Padang terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit yang wajib dikunjungi ketika wisatawan menghabiskan libur Lebaran di Sumatera Barat.







