Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan pos kesehatan di tiga stasiun utama — Stasiun Padang, Stasiun Naras, dan Stasiun Kayutanam — untuk mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H.
Pos kesehatan tersebut beroperasi menyesuaikan jam layanan kereta api dan ditempatkan untuk memastikan kesiapan unsur pendukung operasional, termasuk awak sarana perkeretaapian, petugas posko kesehatan, serta petugas lapangan lainnya.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan pihaknya menyiagakan tenaga medis dan fasilitas darurat. “Pos kesehatan ini kami hadirkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penumpang maupun petugas. Kami menyiagakan tenaga medis yang terdiri dari 2 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 7 paramedis. Selain itu, tersedia 1 unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat,” ujar Reza, Rabu (18/3/2026).
Selain menempatkan tenaga medis dan ambulans, KAI Divre II Sumbar juga telah menjalin kerja sama dengan 14 rumah sakit di sepanjang jalur kereta api untuk memastikan penanganan medis dapat dilakukan cepat dan tepat bila diperlukan.
Sebagai upaya peningkatan layanan kepada pelanggan, KAI Divre II Sumbar bekerja sama dengan Rumah Sakit Semen Padang menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang. Kegiatan itu dilaksanakan pada 18–19 Maret 2026 serta 23–24 Maret 2026 di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Jenis pemeriksaan yang disediakan meliputi pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta kolesterol.
Reza menegaskan harapannya melalui langkah-langkah tersebut KAI Divre II Sumbar dapat memberikan pelayanan yang optimal dan memastikan perjalanan kereta api aman, nyaman, serta selamat bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 1447 H.







