Padang – PSP Padang membuka perjalanan mereka di laga perdana dengan tantangan besar saat menghadapi tuan rumah Mataram Utama pada Sabtu (30/5/2026) sore. Duel itu akan digelar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pukul 15.30 WIB.
Keberangkatan tim berjuluk Pandeka Minang ini tak sekadar untuk bertanding, melainkan juga membawa target pulang dengan tiga poin. Harapan besar pun disebut mengiringi langkah skuad besutan Joni Efendi dalam lawatan tersebut.
Menjelang pertandingan, Joni Efendi mengambil langkah berani lewat susunan starter yang ia siapkan. Sejak awal laga, PSP Padang terlihat memilih pendekatan menyerang.
Di bawah mistar, Aseng tetap dipercaya menjadi penjaga gawang. Lini belakang diisi Sultan Ainul Yaqin di sisi kanan, Vendra di kiri, serta duet Rizza “Ijonk” dan Bima C Prahara sebagai bek tengah.
Perubahan paling mencolok muncul di lini tengah. Joni Efendi memasang kapten Agung Wicaksana bersama Lugas Satria dan Laode Muhammad Harun. Masuknya Lugas dan Harun di area gelandang serang mengindikasikan PSP Padang ingin memberi tekanan lebih dulu kepada Mataram Utama.
Rotasi juga terjadi di sektor sayap. Lutfi mengisi posisi kiri yang sebelumnya ditempati Kaka Muhammad Seva, sedangkan Gibran Tito Kurniawan tetap bertahan di sisi kanan. Gibran sendiri sempat menuai pujian dari mantan manajernya di Nalayan FC, Fadly Aulia Rahman, yang menilai gaya mainnya lincah dan flamboyan, mirip Angel Di Maria.
Di lini depan, PSP Padang menurunkan Ariswar Hanif sebagai ujung tombak. Striker baru yang didatangkan dari PSLA Sicincin itu diharapkan bisa menjadi pembeda dalam laga pembuka ini.
Joni Efendi mengatakan dirinya yakin timnya mampu menghadapi tekanan dari tuan rumah. Meski begitu, ia mengingatkan para pemain agar menjaga emosi dan disiplin sepanjang pertandingan.
“Pemain harus berhati-hati terhadap setiap potensi kartu kuning. Hindari berargumen yang tidak perlu, baik dengan pemain lawan maupun dengan wasit,” kata Joni saat memberi instruksi.
Ketua Harian PSP Padang, Osman Ayub, juga menyuarakan keyakinan serupa. Menurut dia, mental bertanding para pemain Pandeka Minang sudah siap meski harus bermain di depan pendukung lawan.
Dengan komposisi ofensif yang dipilih Joni Efendi, PSP Padang kini tinggal membuktikan semuanya di lapangan. Laga di Mandala Krida sore ini akan menentukan apakah mereka bisa memulai langkah dengan hasil maksimal.







