Limapuluh Kota – Kabupaten Limapuluh Kota bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Wilayah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Open se-Sumatera 2026 yang akan digelar pada 10-12 Juli 2026 di Aula Serbaguna Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Ajang ini akan menghadirkan ratusan atlet dari 60 kontingen asal Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, hingga Sumatera Utara.
Kejuaraan yang mengusung tema “Meningkatkan Prestasi dan Sportivitas Karateka se-Sumatera Menuju Prestasi Nasional dan Internasional” itu diposisikan sebagai salah satu agenda pembinaan karate terbesar di Pulau Sumatera pada 2026. Selain menjadi arena pertandingan, kegiatan ini juga digelar untuk mengevaluasi hasil pembinaan atlet, mencari bibit karateka berbakat, mempererat hubungan antarpengurus, perguruan, dojo, dan klub, sekaligus mendukung promosi pariwisata Kabupaten Lima Puluh Kota.
Ketua Pelaksana Kejurwil FORKI Open se-Sumatera 2026, Egon Febri, mengatakan ajang ini merupakan cita-cita yang telah disiapkan FORKI Kabupaten Lima Puluh Kota sejak 2024. Namun, rencana itu sempat tertunda karena keterbatasan anggaran.
“Sejak dua tahun lalu kami sudah merencanakan Kejurwil FORKI Open se-Sumatera. Namun saat itu pelaksanaannya belum dapat diwujudkan karena keterbatasan anggaran. Alhamdulillah, tahun ini cita-cita tersebut akhirnya bisa terlaksana berkat dukungan salah satu putra terbaik Lima Puluh Kota yang juga Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, melalui dana pokok pikirannya,” ujar Egon, Selasa (30/6/2026).
Egon berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Ia juga menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan sportivitas di kalangan insan karate se-Sumatera.
“Kami ingin memberikan dukungan nyata terhadap kemajuan olahraga, khususnya karate. Mudah-mudahan melalui Kejurwil ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, bahkan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, turut menyambut baik penyelenggaraan Kejurwil FORKI Open se-Sumatera 2026 di Kabupaten Lima Puluh Kota. Ia menegaskan dukungannya terhadap kemajuan olahraga, terutama karate.
Selain menjadi ajang persaingan, kejuaraan ini diperkirakan memberi dampak ekonomi bagi daerah. Kehadiran ratusan atlet, pelatih, official, dan keluarga peserta dari berbagai provinsi diyakini akan menggerakkan tingkat hunian hotel, usaha kuliner, transportasi, hingga sektor UMKM di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Panitia juga mengingatkan peserta agar memperhatikan jadwal penutupan pendaftaran. Untuk kategori Festival, pendaftaran ditutup pada 30 Juni 2026 pukul 22.00 WIB. Sementara itu, kategori Open berakhir pada 3 Juli 2026 pukul 22.00 WIB. Seluruh pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem resmi panitia.
Dengan jumlah peserta yang telah mencapai 60 kontingen dan masih terus bertambah, Kejurwil FORKI Open se-Sumatera 2026 diproyeksikan menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di Pulau Sumatera tahun ini. Ajang tersebut sekaligus menjadi penanda kesiapan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi tuan rumah event olahraga regional yang berkualitas.
Panitia pun mengajak karateka, perguruan, dojo, dan klub karate yang belum mendaftar untuk segera menyelesaikan registrasi sebelum batas waktu yang ditetapkan. Mereka diharapkan ikut menyukseskan Kejurwil FORKI Open se-Sumatera 2026 di Kabupaten Lima Puluh Kota.







