Koto Baru – Pemerintah Kabupaten Solok mendorong pelajar membiasakan diri menabung sejak dini melalui sosialisasi dan literasi Simpanan Pelajar (SimPel) yang digelar di GOR Batu Batupang, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sekaligus inklusi keuangan di kalangan generasi muda.
Agenda tersebut digelar oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Solok bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah lembaga keuangan. Ratusan pelajar dari berbagai sekolah hadir mengikuti kegiatan itu.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, H. Jefrizal, membuka acara tersebut. Ia menilai SimPel menjadi sarana penting untuk mengenalkan pengelolaan keuangan kepada pelajar.
Jefrizal mengatakan, menabung perlu ditanamkan sejak bangku sekolah agar pelajar memiliki bekal dalam mengatur keuangan secara bijak. “Melalui program SimPel, kita membangun budaya gemar menabung agar pelajar mampu merencanakan masa depan yang lebih sejahtera,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi TPAKD, OJK, dan lembaga jasa keuangan dalam memberikan edukasi finansial kepada masyarakat.
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, turut menegaskan pentingnya membentuk karakter disiplin lewat kebiasaan mengelola uang sejak dini. Menurut dia, menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga melatih kemandirian dan tanggung jawab.
“Semoga melalui kegiatan ini para pelajar semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara cerdas untuk masa depan,” kata Nia.
Selain mendorong budaya menabung, sosialisasi itu juga memuat edukasi tentang produk jasa keuangan yang aman hingga perencanaan investasi jangka panjang. Pemerintah Kabupaten Solok berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan generasi muda yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.







