Padang – Dukungan PT Semen Padang terhadap Sekolah Perempuan bersama Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Forum Nagari Baringin di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, membuahkan hasil signifikan. Usaha budidaya jamur tiram yang dirintis sejak September 2024 itu kini berkembang pesat berkat pendampingan dan bantuan sarana dari perusahaan tersebut.
Pengelola UEP Jamur Tiram Sekolah Perempuan, Tin Suarni, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan jamur tiram di wilayah Baringin dan sekitarnya menjadi motivasi utama untuk memulai usaha ini. Menurutnya, ide tersebut disambut baik oleh PT Semen Padang. “Bak gayung bersambut, ide ini mendapat dukungan dari PT Semen Padang berupa fasilitas pendukung dan pendampingan, yang menjadi fondasi awal kesuksesan program ini,” kata Tin Suarni, Jumat (27/6/2025).
UEP Sekolah Perempuan, yang awalnya hanya menggunakan 1.000 media tanam, kini telah mengelola 3.000 media tanam. Dengan peningkatan ini, mereka mampu memanen jamur tiram sebanyak 3 hingga 7 kilogram per hari.
Tin Suarni menjelaskan, budidaya jamur tiram ini dimulai pada September 2024 dengan bermodalkan bantuan dari PT Semen Padang. Bantuan tersebut berupa bibit, media tanam, oven, pondok budidaya dan perlengkapan pendukung lainnya.
Selain menjual jamur segar, kelompok usaha ini juga mulai melayani pesanan produk olahan seperti keripik dan rendang jamur tiram. PT Semen Padang memberikan bantuan berupa bibit, media tanam, oven, pondok budidaya hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Tin Suarni berharap usaha ini dapat berkembang lebih luas dan menjadikan Kelurahan Baringin sebagai pusat budidaya jamur tiram di Kota Padang. Dengan harga jual yang mencapai Rp25 ribu per kilogram, budidaya jamur tiram dinilai memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, terutama untuk pemberdayaan ibu rumah tangga.
“Terima kasih SIG dan Semen Padang atas dukungan dan bantuannya, sehingga usaha kami dapat berkembang dan hasilnya sangat membantu ekonomi rumah tangga. Semoga sukses selalu agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi lebih banyak masyarakat,” pungkas Tin Suarni pada Jumat (27/6/2025).







