RS UNAND Gelar Khitanan Disabilitas Bersama IZI-Forkasi, Telkomsel Mendukung!

anak-anak-spesial-dari-berbagai-daerah-jalani-khitan-di-rumah-sakit-unand
Anak-anak Spesial dari Berbagai Daerah Jalani Khitan di Rumah Sakit UNAND

Padang – Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) kembali menggelar khitanan massal gratis bagi anak-anak berkebutuhan khusus, bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat dan Forum Komunikasi Orangtua Anak Spesial (Forkasi) Padang. Lebih dari seratus anak spesial telah mengikuti program ini selama tujuh tahun terakhir.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (27/8/2025), merupakan wujud kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus agar mereka dapat menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim.

Bacaan Lainnya

“Ini merupakan kegiatan bersama kami yang ketujuh, dan lebih dari 100 anak spesial sudah menjalankan kewajibannya sebagai seorang muslim di RS UNAND,” ujar Direktur Utama RS UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV, Subsp.VE (K) FIATCS, dalam sambutannya saat pembukaan acara di Aula lantai 3 RS UNAND.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Heni Yunida, yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, secara resmi membuka kegiatan khitanan disabilitas ini. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Heni Yunida mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program ini dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak anak berkebutuhan khusus.

Sebelum pelaksanaan khitanan, tim dokter yang terdiri dari dokter bedah, anak, dan anestesi telah melakukan skrining terhadap para calon peserta pada Selasa (26/8/2025). Proses operasi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 27-28 Agustus 2025.

Dr. dr. Rhandika Rafly, Sp.OnkRad, selaku Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Dies Natalis Unand, menjelaskan bahwa kegiatan khitanan disabilitas ini merupakan bagian dari rangkaian acara Dies Natalis Universitas Andalas ke-69. RS UNAND juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat lainnya, seperti operasi gratis, donor darah, sirkumsisi massal, webinar, dan penyuluhan.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dana dari Majelis Taqwa Telkomsel (MTT). Peserta khitanan tidak hanya berasal dari Kota Padang, tetapi juga dari daerah lain seperti Sawahlunto. RS UNAND, IZI Sumbar, dan FORKASI Padang meyakini bahwa anak-anak spesial memiliki hak yang sama, termasuk hak untuk dikhitan.

Pos terkait