Dharmasraya – BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Agen BRILink untuk memperluas jangkauan perlindungan bagi pekerja informal dan pelaku usaha mikro di Dharmasraya. Kolaborasi ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap program jaminan sosial.
Harapan tersebut mengemuka dalam sosialisasi bertema “Wujud Nyata Perlindungan Pekerja” yang digelar pada Kamis (19/7/2025) di Zena Caffe, Sungai Rumbai. Acara ini menjadi wadah bagi para Agen BRILink se-Kabupaten Dharmasraya untuk memperdalam pemahaman tentang program BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Dharmasraya, Kandam, yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut, menyampaikan bahwa sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Agen BRILink merupakan langkah strategis untuk menjangkau para pekerja non-formal. “Sinergi ini adalah kunci agar mereka terlindungi dari berbagai risiko kerja,” ujarnya pada Kamis (19/7/2025).
Anang Sigit Harwanto dari BRI Cabang Dharmasraya, didampingi Manajer Bisnis Mikro Yurindo, menegaskan komitmen penuh BRI dalam mendukung program ini. “BRI, melalui Agen BRILink, siap menjadi mitra aktif dalam mendistribusikan informasi dan memfasilitasi pendaftaran program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat,” tegasnya, Kamis (19/7/2025).
Dalam acara yang berlangsung interaktif tersebut, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemaparan rinci mengenai berbagai manfaat program, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua (JHT). Para peserta, yang terdiri dari Agen BRILink, antusias mengikuti sesi tanya jawab.
Dengan pengetahuan yang komprehensif ini, Agen BRILink diharapkan dapat bertransformasi menjadi agen perubahan sosial. Mereka diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan transaksi keuangan, tetapi juga memiliki peran krusial dalam memastikan lebih banyak pekerja informal di Dharmasraya mendapatkan hak-hak perlindungan sosial mereka. Agen BRILink diharapkan menjadi ujung tombak edukasi dan fasilitasi pendaftaran bagi masyarakat pekerja, khususnya di sektor informal.







