Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat perbaikan gorong-gorong amblas di Jalan Tuanku Imam Bonjol, Sitingkah Tangah, Nagari Lubuk Basung. Berkat penanganan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), akses warga kembali normal hanya dalam satu hari pada Selasa (7/7).
Perbaikan itu dilakukan setelah Bupati Agam menginstruksikan agar kerusakan fasilitas publik yang menghambat aktivitas masyarakat segera ditangani. Pekerjaan juga menggunakan anggaran pemeliharaan rutin jalan dalam APBD Kabupaten Agam.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Agam, Ofrizon, mengatakan pihaknya segera memproses laporan warga yang masuk pada Kamis (2/7). Setelah tim teknis turun ke lokasi, material box culvert langsung dipesan pada Jumat (3/7).
Material tiba pada Senin (6/7), lalu pemasangan dilakukan sehari setelahnya. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima. Begitu laporan masuk, kami langsung bergerak. Material box culvert tiba Senin, dan hari ini (Selasa) langsung kami pasang. Puji syukur, pekerjaan selesai dalam satu hari sehingga akses masyarakat kembali normal,” kata Ofrizon saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, gorong-gorong lama berbentuk pipa diganti dengan box culvert karena konstruksi sebelumnya sudah tidak lagi kuat menahan beban lalu lintas yang terus meningkat. Infrastruktur baru itu dinilai lebih kokoh dan mampu dilintasi kendaraan dengan beban di atas 30 ton.
“Kami ingin memastikan mobilitas masyarakat tidak terganggu. Penanganan yang cepat dan tepat adalah prioritas kami agar fungsi jalan tetap optimal bagi pengguna kendaraan,” ujarnya.
Langkah cepat pemerintah daerah itu juga mendapat apresiasi dari warga. Ketua RK 04 Nagari Sitingkah Tangah, Gustiar Usman, menyebut pengerjaan berlangsung efisien.
“Kami melaporkan kerusakan pada Kamis, material datang Senin, dan hari ini langsung dikerjakan. Respons pemerintah sangat cepat dan sangat membantu masyarakat di sini,” ungkap Gustiar.
Seiring selesainya pekerjaan itu, arus lalu lintas di Jalan Tuanku Imam Bonjol kembali lancar. Pemkab Agam berharap warga terus melapor jika menemukan kerusakan infrastruktur serupa agar penanganan bisa dilakukan lebih dini demi keselamatan dan kenyamanan bersama.







