Padang – Polda Sumatera Barat memastikan jalur Malalak–Bukittinggi belum dibuka untuk lalu lintas umum menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah; akses saat ini hanya diperuntukkan bagi mobilitas warga lokal.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan hal itu saat ditemui di Kantor Dirlantas Polda Sumbar, Selasa (17/3/2026). “Untuk jalur Malalak belum kita rekomendasikan untuk umum. Baru bisa digunakan untuk masyarakat lokal saja,” kata Kombes Pol Reza.
Reza menjelaskan bahwa hingga kini baik Polda maupun Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat belum mengeluarkan rekomendasi agar jalur tersebut dilintasi masyarakat luas. “Baik dari kami maupun Balai Jalan Nasional juga belum merekomendasikan untuk dilewati masyarakat umum,” ujar Reza.
Sebagai langkah pencegahan, kata Reza, Polda Sumbar sudah melakukan sosialisasi kepada warga dan memasang rambu peringatan di sejumlah titik untuk menghalangi pengendara menggunakan jalur itu. “Kita sudah menghimbau, kemudian dari pengelola jalan juga sudah memasang rambu-rambu supaya tidak melintasi jalur tersebut,” tambahnya.
Jalur Malalak–Bukittinggi sempat putus akibat banjir bandang pada November 2025. Meskipun sambungan jalan kini telah tersambung kembali, kondisi infrastruktur dinilai belum sepenuhnya layak dilalui kendaraan umum sehingga pemerintah daerah dan instansi terkait menahan rekomendasi penggunaannya.
Polda menegaskan pembatasan akses itu dilakukan untuk mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan memprioritaskan mobilitas warga setempat sampai perbaikan infrastruktur dinyatakan tuntas oleh pihak berwenang.







