Padang – Kemenangan 5-2 atas PS Rambatan memperkokoh posisi PSPP Padang Panjang di puncak klasemen Liga 4 Sumatera Barat usai laga penutup pekan keempat di Stadion Utama Sumatera Barat, Rabu (4/2/2026). Hasil itu membuat PSPP mempertahankan rekor sempurna dengan 12 poin dari empat kemenangan beruntun, sementara PS Rambatan tetap terbenam di dasar klasemen tanpa poin.
Pelatih PSPP, Dian Rama Saputra, mengatakan kemenangan tersebut mencerminkan karakter timnya. “Anak-anak menunjukkan mental juara; ketika situasi menekan, mereka mampu bangkit dan memanfaatkan kesempatan,” ujar Dian usai pertandingan.
Babak pertama berjalan ketat dengan kedua tim saling berhati-hati. PSPP mengancam lebih dahulu lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-11, lalu PS Rambatan merespons dengan umpan lambung pada menit ke-19 yang belum berbuah gol. Kebuntuan pecah pada menit ke-29 ketika Januardi Rahmad Dwi Ananda memanfaatkan sepak pojok dengan tandukan keras yang tidak bisa diantisipasi kiper Dedi Kurniawan, membawa PSPP unggul 1-0.
PS Rambatan menyamakan kedudukan pada menit ke-39 melalui sundulan M. Zlatan Zauzi, dan skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Zlatan kembali menjadi momok pertahanan tuan rumah dengan gol pada menit ke-49 hasil aksi individu di dalam kotak penalti, membawa tamu unggul 2-1.
Momentum berubah setelah Panda Saputra menerima kartu kuning kedua sehingga PS Rambatan harus bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan PSPP untuk meningkatkan tekanan; Jimmy Trian Brother menyamakan kedudukan pada menit ke-57 lewat sundulan, sebelum Wildan Chusnul Al Fasyi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-70 yang membawa PSPP berbalik unggul 3-2.
PSPP kemudian memperlebar keunggulan melalui gol Muhammad Fadhil Asshabri pada menit ke-73, dan pada detik berikutnya Ibnu Marezamily menambah satu gol lagi sehingga skor menjadi 5-2. Wasit pertandingan, Muhammad Ridwan Syafri, meniup peluit panjang tanpa perubahan skor.
Dian menambahkan bahwa disiplin dan rotasi pemain menjadi kunci keberhasilan timnya. “Perubahan susunan pemain dan instruksi di babak kedua terbukti efektif,” kata Dian, menyoroti kebijakan taktik yang diterapkan.
Kemenangan ini mempertegas posisi PSPP sebagai kandidat kuat juara musim ini dan sekaligus meningkatkan tekanan bagi PS Rambatan untuk segera memperbaiki performa demi keluar dari zona bawah klasemen.







