Padang – PT Semen Padang memberi bantuan material bangunan kepada Andarizal, warga RT 03/RW 04, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk mempercepat perbaikan rumahnya yang rusak terdampak kebakaran.
Bantuan yang disalurkan pada Kamis (25/6/2026) itu berupa tiga batang kayu ukuran 5 x 10 sentimeter, empat lembar tripleks setebal 8 milimeter, serta satu unit meja kerja. Material tersebut dipakai untuk memperbaiki bagian rumah yang terbakar.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, mengatakan bantuan itu merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap warga yang tertimpa musibah, terutama yang tinggal di sekitar lingkungan perusahaan.
“Kami ikut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi di Lambung Bukit. Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan. Apalagi, Lambung Bukit merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan,” kata Win, didampingi Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban pemilik rumah dan mempercepat proses perbaikan. Menurut dia, meski nilainya tidak besar, bantuan itu diharapkan tetap memberi manfaat.
“Memang nilainya tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban pemilik rumah dalam melakukan perbaikan,” ujarnya.
Hernes menjelaskan, jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan Andarizal setelah tim CSR PT Semen Padang meninjau langsung lokasi pascakebakaran. Dari hasil survei, api merusak bagian plafon dan kayu kuda-kuda rumah.
“Saat kami melakukan survei, bagian yang hangus adalah plafon dan kayu kuda-kuda rumah. Pemilik rumah berharap perusahaan dapat membantu menyediakan material yang dibutuhkan. Karena itu, bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan tersebut,” kata Hernes.
Andarizal mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan perusahaan. Ia menyebut bantuan material itu sangat berarti untuk mendukung perbaikan rumahnya.
“Alhamdulillah, kami merasa senang dan sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan PT Semen Padang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP KJI) itu.
Kebakaran yang menghanguskan sebagian rumah Andarizal terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api berhasil dikendalikan berkat kesigapan warga sehingga tidak merembet ke rumah lain di sekitar lokasi.
Warga setempat sempat memadamkan api secara gotong royong sebelum Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan dua unit mobil pemadam untuk membantu proses pemadaman.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Kerugian akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.







