90 Petugas Haji Sumbar Digembleng Disiplin Lewat Diklat 11 Hari

gembleng-kedisiplinan,-90-petugas-haji-kloter-sumbar-ikuti-diklat-11-hari-di-embarkasi-padang
Gembleng Kedisiplinan, 90 Petugas Haji Kloter Sumbar Ikuti Diklat 11 Hari di Embarkasi Padang

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) intensif bagi 90 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter di Embarkasi Haji Kota Padang sebagai langkah awal persiapan penyelenggaraan haji 2026. Pemerintah memperpanjang durasi pelatihan untuk meningkatkan kualitas layanan dan ketahanan fisik petugas yang akan mendampingi jamaah, terutama lansia.

Diklat yang dibuka Gubernur Mahyeldi pada Kamis (5/2/2026) itu berlangsung selama 11 hari, yakni 5–14 Februari 2026, dengan penguatan materi administrasi, praktik lapangan, dan kebugaran fisik. “Jika sebelumnya hanya 3 atau 4 hari, tahun ini kita laksanakan selama 11 hari. Tujuannya agar penguasaan materi dan praktik lapangan benar-benar matang sebelum petugas terjun langsung,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah Harun Ar‑Rasyid.

Bacaan Lainnya

Harun menekankan pentingnya stamina petugas mengingat tingginya jumlah jamaah lansia yang memerlukan pendampingan khusus sehingga kesiapan fisik menjadi aspek krusial dalam pelayanan haji.

Penyelenggara menggandeng unsur TNI dan Polri serta menghadirkan instruktur dari Kodam XX Tuanku Imam Bonjol untuk membentuk disiplin dan ketahanan fisik peserta. Kepala Kanwil Haji dan Umrah Sumbar M. Rifky menjelaskan peserta akan menjalani latihan baris‑berbaris dan penguatan mental oleh narasumber tersebut. “Kami ingin memastikan petugas siap menghadapi realita di lapangan. Tidak hanya soal administrasi, tapi juga kesiapan fisik dalam melayani tamu Allah,” ujar Rifky.

Rifky juga menyampaikan bahwa 11 pegawai Kementerian Agama ditugaskan ke Kementerian Haji sebagai dukungan operasional penyelenggaraan haji 2026. Pembukaan acara dihadiri pejabat tinggi daerah dan pusat, menandai komitmen pemerintah untuk menghadirkan musim haji yang lebih tertib dan humanis bagi seluruh jamaah, khususnya asal Sumatera Barat.

Pos terkait