Dony Oskaria Tuntut Standar Konstruksi Tangguh Stadion Haji Agus Salim

Dony Oskaria meninjau progres pembangunan Stadion Haji Agus Salim untuk memastikan standar konstruksi tahan gempa yang kokoh.

Padang – Standar ketahanan gempa menjadi syarat mutlak dalam pembangunan kembali Stadion Haji Agus Salim. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menekankan bahwa kualitas struktur bangunan jauh lebih penting daripada sekadar estetika tampilan fisik stadion.

Dony menyampaikan instruksi tersebut saat meninjau langsung progres pengerjaan stadion bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dan Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Koentjoro, Selasa (27/10/2026). Ia menuntut agar stadion yang berdiri sejak 1983 ini dibangun dengan konstruksi tangguh yang mampu bertahan hingga satu abad.

Baca Juga

“Jangan main-main dengan strukturnya. Ini warisan yang nanti akan dinikmati oleh berbagai macam generasi kami di Sumatera Barat,” tegas Dony saat meninjau lokasi proyek.

Menurut Dony, desain yang tampak indah tidak akan memiliki arti tanpa eksekusi lapangan yang akurat. Ia meminta pihak kontraktor tidak hanya mengejar tenggat waktu, tetapi mengutamakan detail teknis agar memenuhi standar kualitas tertinggi.

Ia mencontohkan keberhasilan proyek BUMN lain, seperti pembangunan hotel di Bali dan rehabilitasi bandara, sebagai tolok ukur yang harus direplikasi dalam pengerjaan stadion ini. Baginya, presisi dalam eksekusi adalah penentu utama sebuah proyek dikatakan berkualitas.

“Membuat gambar juga gampang. Gambarnya dilihat bagus, tetapi kembali lagi eksekusi. Eksekusi itu yang menentukan kita berkualitas atau tidak,” ujar Dony.

Sebagai putra daerah, Dony berkomitmen mengawal ketat setiap tahapan pembangunan fasilitas tersebut. Ia berharap seluruh pihak bekerja dengan dedikasi tinggi agar Stadion Haji Agus Salim dapat bertransformasi menjadi ikon kebanggaan nasional yang kokoh.

“Saya mau kualitasnya ini menjadi stadion terbaik di Indonesia,” pungkasnya.

Rekomendasi