Padang – Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang di Indarung menjadi ikon syiar Islam di kawasan industri dengan kubah megah dan kapasitas sekitar 1.000 jamaah, sekaligus berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi karyawan PT Semen Padang serta masyarakat sekitar pabrik.
Masjid yang dibangun pada awal 1990-an oleh PT Semen Padang itu didirikan untuk mengatasi kebutuhan fasilitas ibadah yang meningkat. Lokasinya dekat SPBU Indarung, mengusung konsep modern pada masanya dengan ruang dalam yang lapang, area parkir luas, akses khusus bagi karyawan, namun tetap terbuka untuk umum. Mantan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Chairinal Chaidir, menjelaskan latar pembangunan masjid. “Sebelumnya, Masjid Raya Al-Ittihad di Simpang Indarung menjadi pusat kegiatan ibadah bagi karyawan PT Semen Padang. Namun karena kapasitasnya tidak lagi mencukupi untuk menampung lonjakan jamaah, perusahaan membangun masjid baru yang berlokasi di dekat SPBU Indarung dan diberi nama Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang,” ucap Chairinal dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).
Nama Jabal Rahmah bermakna “Bukit Kasih” dalam bahasa Arab dan merujuk pada tradisi Islam tentang tempat Nabi Adam dan Hawa bersatu setelah diusir dari surga; selain itu nama tersebut dikaitkan dengan batu sebagai bahan utama semen yang dimaknai sebagai rahmat bagi umat manusia. Chairinal menuturkan bahwa desain masjid memuat filosofi mendalam: empat sudut menonjol melambangkan empat bacaan utama zikir — Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, dan Allahu Akbar — yang sejalan dengan konsep “asal diri nan ampek” (roh, jiwa, akal, jasad). “Prinsip ini menegaskan pentingnya harmoni sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, lima kubah yang berdiri di atas masjid menjadi simbol lima Rukun Islam,” ujar Chairinal.
Kegiatan keagamaan di Masjid Raya Jabal Rahmah berjalan intens, terutama selama Ramadan. Ketua Pengurus Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang, Muhammad Thariq, menyampaikan bahwa masjid rutin menggelar kajian Subuh, Zuhur, dan Tarawih; kajian malam dengan menghadirkan berbagai ustaz dari Kota Padang; i’tikaf selama 10 hari terakhir; kelas tahfiz ba’da Asar; serta Pesantren Ramadan. “Kemudian juga ada kegiatan Pesantren Ramadan. Bahkan pada tahun lalu, Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang meraih Juara I Pelaksanaan Pesantren Ramadan Terbaik Tingkat Kota Padang. Kami berharap tahun ini bisa kembali meraih penghargaan serupa,” kata Muhammad Thariq.
Selain program Ramadan, Muhammad Thariq menjelaskan jadwal kajian rutin lainnya: kajian ba’da Zuhur setiap Senin dan Rabu, kajian Jumat ba’da Magrib, kajian muslimah pada Senin pagi, serta kajian Sabtu setelah salat Subuh. “Di samping itu, ada kegiatan TPQ untuk siswa SD serta Darul Qur’an khusus kelas tahfiz. Kelas tahfiz ini kami buka untuk umum. Bahkan, sudah banyak murid tahfiz kami yang sudah hafal Al-Qur’an delapan juz,” pungkas Muhammad Thariq.
Sebagai representasi wajah spiritual perusahaan, Masjid Raya Jabal Rahmah meneguhkan komitmen PT Semen Padang dalam menegakkan syiar Islam di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar, menjaga harmoni sosial, merawat nilai-nilai keagamaan, dan merangkul aspek kebudayaan setempat.







