Sosial

2018, Donor Darah di Padang Bisa Pergi Umrah

PMI Kota PadangPMI Kota Padang

Tahun 2018, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang akan mengumrohkan 10 orang pendonor yang telah menyumbangkan darahnya lebih dari 130 kali.

Bukan itu saja, Korps Sukarela (KSR) PMI yang paling aktif dari 9 perguruan tinggi di Kota Padang akan diberi reward.

Hal itu diungkapkan Walikota yang juga Ketua PMI Padang Mahyeldi Ansharullah usai membuka Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) PMI Padang di Hotel Mariani, Sabtu (25/11/2017).

“Pendonor yang lebih dari 130 kali menyumbangkan darah akan diberangkatkan umrah,” kata Mahyeldi.

Sedangkan, Korps Sukarela (KSR) PMI yang ada di 9 perguruan tinggi di Kota Padang juga akan diseleksi, yang dinilai paling aktif diberi reward.
“KSR yang aktif akan diberi reward,” ujarnya.

Dalam Mukerkot, kata Mahyeldi, pembahasam kegiatan 2018 selain pemberian reward bagi pendonor dan SKR yang paling aktif, juga membahas beberapa kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas sukarelawan PMI.

Diantaranya, mengikuti latihan gabungan sukarelawan/Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) se-Kota Padang, Diklat Speasialis Pertolongan Pertama, Diklat Kehumasan dan Jurnalistik dan Training of Fasilitator (Tof) bagi Pembina PMR.

“Pelatihan-pelatihan ini perlu untuk peningkatan kapasitas dan kecakapan insan PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga mendorong semua sukarelawan PMI agar meningkatkan kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa asing. Sebab, para sukarelawan PMI akan berhadapan dengan beragam karakter masyarakat dan bertemu dengan berbagai bangsa di dunia dalam menjalankan pengabdiannya.

“Kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa asing diperlukan karena kerja PMI tidak saja Indonesia tetapi suatu saat juga dikirim ke luar daerah dan negara lain di dunia,” imbuh Mahyeldi.