SAR Evakuasi Jasad Petani Sawit Di Pasaman Barat

warga-bersama-pos-sar-pasaman-evakuasi-jasad-petani-sawit-yang-ditemukan-meninggal-di-pasbar
Warga Bersama Pos SAR Pasaman Evakuasi Jasad Petani Sawit yang Ditemukan Meninggal di Pasbar

Pasaman Barat – Seorang petani kelapa sawit bernama Zainal Arifin (55) ditemukan meninggal dunia di area perkebunan sawit di Jorong Labuh Lurus Baru, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (29/6/2026) malam. Warga lebih dulu menemukan jasad korban sebelum tim SAR melakukan evakuasi.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan permintaan evakuasi dari Wali Nagari Aia Gadang Barat, Khairil Ikhwan, sekitar pukul 22.37 WIB.

Bacaan Lainnya

“Kami menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia terkait penemuan jenazah warga di area kebun sawit. Menanggapi permintaan evakuasi tersebut, tim Rescue dari Pos SAR Pasaman langsung dikerahkan ke lokasi,” kata Abdul Malik.

Penemuan itu berawal saat Zainal berangkat ke kebun pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB untuk memanen sawit. Di sela pekerjaan, ia sempat pulang ke rumah saat waktu Zuhur untuk salat, lalu kembali lagi ke kebun.

Berdasarkan keterangan rekan sesama pekerja, panen di area tersebut sebenarnya sudah selesai sekitar pukul 19.30 WIB dan para pekerja telah pulang ke rumah masing-masing. Namun hingga malam semakin larut, Zainal tak kunjung kembali sehingga keluarga dan warga mulai khawatir.

Warga lalu melakukan pencarian secara mandiri. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 22.35 WIB di koordinat 0∘10′55.0′′N 99∘46′28.4′′E dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Karena medan cukup sulit dan situasi sudah malam, warga kemudian meminta bantuan pihak berwenang untuk proses evakuasi.

“Tepat pukul 22.46 WIB, sebanyak 9 personel rescue dari Pos SAR Pasaman diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP),” ujar Abdul Malik.

Dalam proses tersebut, tim SAR membawa sejumlah perlengkapan, termasuk rescue car tipe 1, ambulans, alat evakuasi, peralatan medis, dan alat komunikasi. Semua itu disiapkan agar proses penanganan dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga berlangsung aman dan lancar.

Pos terkait